7# Doa Nabi Shollallohu ‘alaihi wasallam untuk anak-anaknya dan anak-anak yang lainnya

Nabi Shollallohu ‘alaihi wa sallam selalu mendoakan anak-anaknya dan anak-anak kaum muslimin, sebagaimana terungkap dalam doa beliau untuk Hasan bin Ali Rodhiyallohu ‘anhuma, HR. Al Bukhori (No. 3749) dan Muslim (No. 2422)

“Ya Alloh, sesungguhnya aku mencintainya , maka cintailah ia.”

Al Bukhori meriwayatkan sebuah hadits dari Usamah bin Zaid, dari Nabi, bahwa beliau memeluknya (Usamah bin Zaid) beserta Hasan sambil berkata HR. Al Bukhori (No. 3747) dan (No. 3735)

“Ya Alloh, sesungguhnya aku mencintai keduanya, maka cintailah keduanya.”

Imam Ahmad meriwayatkan sebuah hadits dengan sanad yang shohih, karena adanya beberapa hadits penguat lainnya,

“Sesungguhnya ketika berita kematian Al Husain bin Ali datang kepada Ummu Salamah, dia melaknat penduduk Iraq dengan berkata ,”Mereka telah membunuhnya, semoga Alloh membunuh mereka. Mereka telah menipu dan menghinakannya semoga Alloh melaknat mereka. Sungguh aku melihat Fatimah datang ke Rosululloh membawa roti yang telah ia buat dari adonan tepung dan minyak samin untuk beliau. Fatimah membawanya dalam sebuah baki miliknya. Dia meletakkannya di hadapan Nabi yang mulia. Beliau bertanya, “Kemanakah anak pamanmu?” “Dia ada di rumah” jawab Fatimah. Beliau berkata,” Panggillah dia dan bawa kedua anaknya kepadaku.” Ummu Salamah berkata, “Lalu Fatimah menuntun kedua anaknya, satu anak dengan tangan kanan dan satu anak yang lain dengan tangan kiri, sedangkan Ali berjalan di belakangnya, sampai mereka semua masuk ke dalam rumah Rosululloh. Kemudian beliau mendudukkan keduanya di pangkuan beliau. Ali duduk di sebelah kanan sedangkah Fatimah di sebelah kiri beliau.” Ummu Salamah berkata,”Kemudian beliau mengambil sebuah kain Khoibar dariku yang sering dijadikan alas tidur bagi kami di Madinah, lalu Nabi melingkupkannya kepada mereka semuanya, memegang kedua ujung kain dengan tangan kirinya, sedangkan tangan kanannya berisyarat memohon kepada Robb-nya seraya berdoa:

“Ya Alloh, inilah keluargaku, jauhkanlah kotoran (dosa, kekufuran dan sebaginya) dari mereka dan sucikanlah mereka sesuci-sucinya. Ya Alloh, inilah keluargaku, maka jauhkanlah kotoran dari mereka dan sucikanlah mereka sesuci-sucinya. Ya Alloh, inilah keluargaku, maka jauhkanlah kotoran dari mereka dan secikanlah mereka sesuci-sucinya.”

Aku bertanya,” Wahai Rosululloh, bukankah aku termasuk dari keluargamu juga?” Tentu saja, maka masuklah ke dalam kain itu.” Jawab Rosul. Maka akupun masuk ke dalam kain itu setelah beliau selesai berdoa untuk putra pamnnya, Ali, kedua cucunya, dan putrinya, Fatimah.

HR. Ahmad di dalam Musnad (VI/298), hadits ini memiliki beberapa penguat.

Diambil dari buku : Anakku, sudah tepatkah pendidikannya ? – Mushthofa Al Adawi – Pustaka Ibnu Katsir hal 24-25

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *