2# Hanya Alloh Sang Pemberi Hidayah

HANYA ALLOH SANG PEMBERI HIDAYAH
Ketahuilah wahai para orangtua dengan sebaik-baiknya, dan yakinilah dengan sepenuhnya bahwa yang dapat memberikan hidayah adalah Alloh Subhanahu wa ta’ala. Apa yang Anda lakukan demi kebaikan anak, hanyalah sebatas sebab agar seorang anak mendapatkan hidayah. Anda hanya menjalankan kewajiban yang tela Alloh wajibkan terhadap anak-anak. Sedangkan dibalik semua itu, maka urusannya kembali kepada Alloh, karena Dia-lah yang memberikan petunjuk kepada siapa yang Dia kehendaki, dan menyesatkan siapa yang dikehendaki-Nya. Alloh berfirman  QS. Al A’rof : 178

“Barang siapa diberi petunjuk oleh Alloh, maka dialah yang mendapat petunjuk, dan barang siapa disesatkan Alloh, maka merekalah orang-orang yang rugi.”

Senada dengan ayat ini ada pada
QS. Fathir : 8
QS. As Sajdah : 13
QS. Yunus : 99
QS. An Nur : 35
QS. An Nur : 46
QS. Al An’am : 149
QS. Hud : 34

Lihat dan perhatikanlah beberapa kalimat yang diungkapkan oleh Nabi ‘Isa ‘Alaihis salam ketika masih dalam buaian :

“Sesungguhnya aku hamba Alloh, Dia memberiku kitab (injil) dan Dia menjadikan aku seorang Nabi. dan Dia menjadikan aku seorang yang diberkahi dimana saja aku berada, dan Dia memerintahkan kepadaku (melaksanakan) sholat dan (menunaikan) zakat selama aku hidup, dan berbakti kepada ibuku, dan Dia tidak menjadikan aku seorang yang sombong lagi celaka.”

Perhatikanlah ungkapan :
Dia memberiku
Dia menjadikan aku
Dia tidak menjadikan aku

Juga perhatikan firman Alloh QS. Al Mu`minun : 50)

“Dan telah Kami jadikan (Isa) putera Maryam beserta ibunya sebagai suatu bukti yang nyata (bagi kebesaran Kami).”

Siapakah yang memberi kitab Injil kepadanya ?
Siapakah yang menjadikannya seorang nabi ?
Siapakah yang menjadikannya penuh keberkahan di mana saja dia berada ?
Dan siapakah yang tidak menjadikannya orang yang sombong ?

Dia adalah Alloh Subhanahu wa ta’ala.

Seorang hamba tidak memiliki hak, campur tangan dalam perkara dirinya sedikitpun. Karena itulah kita ridho kepada Alloh sebagai Robb, Islam sebagai agama, dan Muhammad sebagai Rosul.

Inilah seorang anak yang durhaka kepada kedua orangtuanya, Alloh telah menyesatkannya dengan perkataan anak tersebut kepada kedua orang tuanya dia berkata kepada kedua orang tuanyanya QS. Al Ahqof : 17-18

“…..Ah. Apakah kamu berdua memperingatkan kepadaku bahwa aku akan dibangkitkan dari kubur, padahal beberapa umat sebelumku telah berlalu? Lalu kedua orangtua itu memohon pertolongan kepada Alloh seraya berkata, “Celaka kamu, berimanlah! Sungguh, janji Alloh itu benar.” Lalu anak itu berkata,”Ini hanyalah dongengan orang-orang terdahulu.” Mereka itu, orang-orang yang telah pasti terkena adzab bersama umat-umat terdahulu sebelum mereka, dari golongan jin dan manusia. Sungguh, mereka adalah orang-orang yang rugi.”

Siapakah yang membuat anak tersebut celaka?
Dan siapakah yang telah menyesatkannya ?

Wahai Dzat yang membolak-balikkan hati, tetapkan hati kami di atas agama-Mu.
Wahai Dzat yang mengatur hati, jadikanlah hati kami berada di dalam ketaatan kepada-Mu
Ya Alloh, perbaikilah keturunan kami, dan karuniakanlah kepada kami, istri-istri, juga keturunan yang menyejukkan hati kami, dan jadikanlah kami sebagai pemimpin bagi orang-orang yang bertakwa.

Aamiiiin…..

Diambil dari buku : Anakku, sudah tepatkah pendidikannya ? – Mushthofa Al Adawi – Pustaka Ibnu Katsir hal  9-12

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *